Pemilu Digital, Mungkinkah Dilakukan di Indonesia

Pemilu 17 April kemarin sempat ramai dengan banyaknya masalah, mulai dari isu surat suara tercoblos, kurangnya surat suara dibeberapa TPS hingga telatnya pengiriman logistik. Dengan luasnya wilayah Indonesia pemilu digital atau E-voting menjadi alternative yang bisa dipertimbangkan, namun sudah siapkah Indonesia melaksanakan pemilu digital ?

Pemerataan infrastruktur

Infrastruktur yang belum merata di Indonesia menjadi salah satu kendala untuk melakuka pemilu digital, pasalnya masih banyak daerah di Indonesia yang masih sangat tertinggal terutama dalam hal teknologi informasi. Padahal pemuli digital bisa sangat membantu untuk Indonesia yang memiliki wilayah yang luas dan berpulau-pulau.

Disamping dapat memangkas biaya pemilu yang terbilang mahal, pemilu digital juga bisa mempersingkat waktu proses penghitungan suara. Selain masalah infrastruktur keamanan siber juga masih sangat lemah di Indonesia serta system yang sering error mejadi kendala tersendiri.

Sepertinya Indonesia masih butuh waktu untuk melakukan pemilu digital, meskipun sekarang di Indonesia sudah ada SMARFREN yang memiliki layanan #Super4Gkuota yang cepat dan harga terjangkau. Hanya 60 ribu bisa menikmati 30 GB kuota.  Sudah siap kah Anda #KuotakanSuaramu di pemilu digital bersama SMARTFREN,

Pemilu Digital Lebih Efisien

Gagasan pemilu digital ada karena sistem pemilu saat ini dinilai kurang efektif, hal ini dibuktikan dengan pengitungan suara yang butuh waktu lebih dari 1 bulan lamanya. Pemilu digital bisa sangat meolong dalam proses ini, dikarenakan semua data akan langsung masuk ke database KPU.

Negara yang sudah melakukan pemilu digital ini terbukti bisa memangkas biaya pemilu dan waktu yang dibutuhkan juga lebih singkat. Kembali lagi ketimpangan akses informasi diindonesia masih menjadi kendala utama untuk bisa melakukan sistem ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *