Ibu Hamil Harus Menghindari Makan Buah Anggur

Ibu Hamil Harus Menghindari Makan Buah Anggur

Bunda tentu pernah makan buah anggur. Sudah tahukah Bunda, makan buah anggur di saat sedang hamil itu tidak dianjurkan. Mengapa? Sebab, menurut penelitian, buah anggur dapat menyebabkan keguguran. Benarkah? Mari kita telusuri kebenarannya.

Ibu Hamil Harus Menghindari Mahan Buah Anggur

  1. Apakah Buah Anggur Itu?

Anggur merupakan tanaman buah berupa perdu merambat yang termasuk ke dalam keluarga Vitaceae. Buah ini biasanya digunakan untuk membuat jus anggur, jeli, minuman anggur, minyak biji anggur, kismis, atau dimakan lan gsung. Buah ini juga dikenal karena mengairdung banyak senyawa polifenol dan resveratoi yang berperan aktif dalam berbagai metabolisme tubuh, serta mampu mencegah terbentuknya sel kanker dan berbagai penyakit lainnya. Aktivitas ini juga terkait dengan adanya senyawa metabolit sekunder di dalam buah anggur yang berperan sebagai senyawa antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas.

Tanaman ini sudah dibudidayakan sejak tahun 4000 SM di Tnnur Tengah. Namun, proses pengolahan buah anggur menjadi minuman segar baru ditemukan pada tahun 2500 SM oleh bangsa Mesir. Hanya beberapa waktu berselang, proses pengolahan ini segera tersebar luas ke berbagai penjuru dunia, mulai dari daerah di Laut Hitam, Spanyol, Jerman, Prancis, dan Austria. Penyebaran buah ini berkembang semakin pesat dengan adanya perjalanan Columbus yang membawa buah ini keliling dunia. Anggur terdiri dari bermacam jenis dan warna. Ada yang hijau (thomson), kuning pucat, ungu tua mendekati hitam (autumn black), kebiru-biruan, atau merah (red globe). Orang barat menyebut anggur berwarna hijau dengan sebutan anggur “putih” dan anggur berwarna ungu dengan sebutan anggur “hitam”. Nutrisi yang terdapat di dalam buah anggur sangat tinggi. Kandungan terbesarnya merupakan perpaduan dari gula, potasium, zat besi, dan erat. Setiap 100 gram buah anggur setara dengan kira-kira SO kalori.“

Ada beberapa efek samping untuk wanita, jika mengonsumsi buah anggur pada masa kehamilan.

  1. Anggur hitam. Anggur hitam bisa sangat menimbulkan masalah bagi ibu hamil. Sebab, kulit anggur hitam sulit dicerna oleh sistem pencernaan yang lemah dari ibu hamil. Oleh sebab itu, ibu hamil sebaiknya meng-hindari anggur hitam.
  2. Keasaman anggur. Anggurbisa sangat asam, sedangkan ibu hamil sangat rentan terhadap rasa mulas. Itu sebabnya, keasaman dapat menyebabkan ibu hamil merasa mulas, jika terlalu banyak mengonsumsi anggur. Selain itu, keasaman juga dapat menyebabkan mual ataupun muntah pada ibu hamil.
  3. Diare. Mengonsumsi terlalu banyak buah anggur dapat meningkatkan panas dalam perut, sehingga menyebabkan diare pada ibu hamil. Perlu untuk di“ ketahui. diare selama masa kehamilan adalah kondisi yang berbahaya karena membuat tubuh kekurangan cairan.
  4. 4» Keracunan. Masalah utama dari mengonsumsi buah anggur selama masa kehamnan adalah karena anggur mengandung resveratrol tinggi. Bahan kimia ini beracun bagi wanita hamil yang hormonnya tidak seimbang dan menyebabkan beberapa komplikasi selama kehamilan.

Nah, melihat bahaya-bahaya buah anggur bagi ibu ham“ tersebut, masihkah Bunda ingin menyantapnya? Bunda tentu sudah tahu risiko-risiko yang bisa saja ditemui jika makan anggur ketika sedang hamil. Namun, para

peneliti menggarisbawahi bahwa pada kasus keracunan, dibutuhkan jumlah anggur yang cukup besar. Apabila jumlah yang dikonsumsi kecil, mungkin yang perlu Bunda waspadai adalah diare. Untuk itu, disarankan agar selalu mengonsumsi buah-buahan asam, termasuk anggur setelah perut terisi makanan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *